Author Topic: Server load  (Read 2454 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline 1nf0rm4t1c5

  • Administrator
  • *
  • Posts: 1150
  • Reputasi: 15
  • Informatics Developer
    • Forum Informatika
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis Kelamin: Laki-laki
Server load
« on: 27 February 2008, 13:52:27 »
SERVER LOAD - Apakah hanya sekedar angka saja?

Baiklah, pada dasarnya server load adalah sebuah angka atau bilangan. Penomorannya berada dalam format x.xx dan dapat memiliki nilai mulai dari 0.00. Angka ini menandakan berapa banyak proses-proses yang sedang menunggu dalam antrian untuk mengakses prosesor. Tentu saja, hal ini merupakan kalkulasi dalma jangka waktu tertentu dan tentunya, semakin kecil angkanya semakin baik. Angka yang tinggi seringkali dikaitkan dengan penurunan performansi server.

CONTOH GAMBAR



Biasanya Anda dapat menemukan server load ini dalam kontrol panel yang berada di bawah akun webhosting Anda dalam menu "Server Status". Di sana Anda akan menemukan daftar nilai-nilai server load. Jika Anda menyegarkan (refresh) halaman tersebut, Anda akan melihat bahwa nilai-nilai tersebut berubah setiap waktu. Hal itu dikarenakan dia secara langsung menghiung nilainya. Namun bagaimanapun, Anda akan menemukan dalam beberapa jangka waktu tertentu yaitu nilai-nilai server load yang biasanya.

Mengetahui jumlah angka atau nilai server load memang tidak terlalu penting. Namun mengetahui maksud dan bagaimana interpretasi dari nilai tersebut cukup berharga. Sayangnya, ternyata banyak sekali terjadi perdebatan mengenai bagaimana cara menggambarkan nilai-nilai tersebut, bahkan di antara pemilik perusahaan webhosting itu sendiri.

Satu hal yang pasti, yaitu bagaimanapun semua orang menganggap bahwa server load dengan nilai 0.xx berarti aman. Selama nilai dari server load kebanyakan adalah di bawah 1.00, Anda tidak seharusnya menemukan bahwa website Anda bermasalah, misalnya menjadi lambat (kecuali terdapat masalah-masalah yang berkaitan dengan jaringan di suatu tempat antara komuter Anda dan server).

Ketidakpastian datang saat server load memiliki nilai lebih dari 1.00. Kebanyakan dari pemilik perusahaan webhosting menerapkan peraturan atau kebijakan sebagai berikut: jika server janya memiliki satu prosesor (Single CPU), server load yang melebihi 1.00 berarti menandakan tidak bagus; jika server memiliki 2 CPU, server load dengan nilai lebih dari 2.00 berarti tidak bagus, begitu juga seterusnya.

Anda seharusnya memahami bahwa hal ini adalah rata-rata server load. Semua web server menjadi sibuk dari waktu ke waktu, bisa disebabkan oleh penghabisan sumber daya (resources) oleh pengguna tertentu, atau dikarenakan server sedang membuat backup, dsb. Biasanya tugas-tugas tersebut membutuhkan banyak sumber daya yang diprogram oleh si pemilik (host) yang dijalankan selama akhir pekan dimana trafiknya lebih rendah (sepi) sehingga hal itu tidak akan mengganggu para pengguna begitu banyak.

Hal-hal ini bagaimanapun tidak semudah yang Anda bayangkan seperti membedakan warna hitam dan putih saat ini. Dengan prosesor-prosesor yang handal saat ini bahkan prosesor tunggal dapat mengatasi dengan baik dengan server load sekitar 2.00

Juga, ingatlah definisi bahwa server load menunjukkan sejumlah proses-proses yang menunggu untuk mengakses CPU. Namun tidak semua proses itu sama! Jika proses-proses itu berada dalam prioritas rendah, ketika muncul request server yang baru (page request), dia masih bisa ditangani hampir secara langsung. Request tersebut tidak akan ditunda sama sekali, dia akan diselesaikan dengan segera, sementara proses dengan prioritas lebih rendah akan menunggu.

Sebagaimana biasanya, orang2 banyak di bisnis hosting mengatakan, itu semua kembali ke keadaan nyata kehidupan. Apakah halaman-halaman web muncul dengan cepat? Apakah sebuah proses seperti pencarian (searching) ke dalam database membutuhkan waktu yang sesuai? Maka Anda tidaklah sedang bermasalah, apapun nilai dari server load-nya.

Server load hanyalah salah satu faktor di antara beberapa faktor lain, seperti penggunaan memori. penggunaan CPU, ukuran file swap, dan seringkali server load ini dipengaruhi oleh faktor-faktor lain tersebut. Saya akan memberikan beberapa contoh. Jika server kekurangan memori internal, dia akan menggunakan file swap. Hal ini berarti bahwa dia akan secara sungguh-sungguh bekerja dengan hard drive, dimana akan meningkatkan penggunaan CPU dan akan menyebabkan server load yang tinggi dimana akan membuat respon dari server pelan apabila terjadi respon.

Dalam kasus seperti itu, solusinya adalah: tambahkan memori internal (RAM). Hal itu akan menyebabkan penggunaan file swap yang lebih rendah atau sedikit, lebih sedikit penggunaan CPU, lebih sedikit server load-nya, dan mempercepat respon dari server. Jadi, server akan lebih sering dalam keadaan baik-baik saja, yang dibutuhkan hanyalah tambaham memori internal.

Jadi, test yang sesungguhnya adalah perilaku dari jalannya server itu sendiri. Jika server itu cepat, maka server load tidak akan begitu berarti. Namun sekali lagi, saya lebih senang ketika melihat server load dalam keadaan konstan sekitar 0.20.

Secara pribadi, jika server load-nya sekitar 4.00 24/7 (24 jam setiap hari selama seminggu) dan kita berbicara mengenai server dengan prosesor tunggal, saya mencurigai ada sesuatu yang salah: overselling atau overloading. Jika hal itu memang terjadi, pastikan bahwa saya tidak berhadapan dengan masalah yang serius, saya akan menanyakan pada pemilik hosting untuk melakukan sesuatu terhadap server yang berkaitan dengan server load-nya atau memindahkan website saya ke server dengan server load yang lebih rendah. Jika respon yang saya peroleh tidak menyenangkan, saya akan berfikir ulang untuk mencari hostingan yang baru.

Lebih baik pilih amannya saja, Anda juga sebaiknya begitu.



Diterjemahkan dari:

Code: [Select]
http://whreviews.com/server-load.htm
« Last Edit: 27 February 2008, 16:43:50 by 1nf0rm4t1c5 »

Forum Informatika

Server load
« on: 27 February 2008, 13:52:27 »
Sponsored Links: